Riau

EMP Energi Riau Salurkan Hewan Kurban di Wilayah Operasi Hulu Migas

  Laporan : Suara Riau
   : info@suarariau.co
  2026-05-28 14:21:56 WIB
PT EMP Energi Riau bersama masyarakat iku menyumbang dan memotong sapi untuk memperingati Idul Adha di daerah operasional perusahaan. Foto: ist

SuaraRiau.co -PEKANBARU- EMP Energi Riau bersama mitra kerja menyalurkan hewan kurban ke tujuh titik di Kabupaten Indragiri Hulu dan Kabupaten Pelalawan. Kegiatan amal tersebut merupakan rangkaian program bertajuk “Energi Berkurban” pada momentum Idul Adha 1447 Hijriah. 

Kegiatan itu dilakukan sebagai bagian dari agenda sosial perusahaan sekaligus memperkuat hubungan dengan masyarakat di sekitar wilayah operasi hulu migas perusahaan di Riau.

Penyaluran hewan kurban difokuskan kepada masyarakat di wilayah ring 1 area operasi perusahaan yang berada di distrik 1 dan distrik 2. 

Di Kabupaten Indragiri Hulu, distribusi dilakukan di Masjid Nurul Islam Desa Paya Rumbai, Masjid Al-Hidayah Desa Pekan Heran, Masjid Al Hidayah Desa Talang Sungai Limau dan Masjid Baiturahman Desa Lirik Area. 

Sementara di Kabupaten Pelalawan, hewan kurban disalurkan ke Masjid Al-Hijrah Desa Pangkalan Tampui, Masjid Al-Falah Dusun Lubuk Salak Desa Mak Teduh, serta Masjid Al-Azhim Kelurahan Kerumutan.

Selain dari manajemen perusahaan dan mitra kerja, kegiatan tersebut juga melibatkan unsur lain seperti perangkat desa, tokoh masyarakat, serta warga di sekitar wilayah kerja perusahaan. 

Penyaluran dilakukan langsung di masing-masing titik guna memastikan distribusi berjalan tertib dan tepat sasaran.

Area Manager EMP Energi Riau Jony Ridas mengatakan program Energi Berkurban menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam menjaga hubungan harmonis dengan masyarakat di sekitar wilayah operasi, sekaligus memperkuat nilai kepedulian dan kebersamaan di tengah momentum Idul Adha.

“Melalui program Energi Berkurban ini, kami berharap dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus mempererat silaturahmi dan sinergi yang selama ini terjalin dengan baik,” kata Jony.

Menurutnya,  keberadaan industri hulu migas tidak hanya berkaitan dengan operasional dan penyediaan energi, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial terhadap masyarakat di sekitar wilayah kerja perusahaan. Karena itu, perusahaan berupaya menjaga hubungan yang berkelanjutan melalui berbagai kegiatan sosial dan kemasyarakatan.

Program kurban tersebut juga menjadi bagian dari upaya perusahaan memperkuat hubungan sosial di wilayah operasi yang selama ini menjadi penopang aktivitas industri migas di daerah.*** rls

Penulis : Suara Riau
Editor : siswandi
Kategori : Riau