HuKrim

Polda Riau Tangkap Seorang Calo Palsukan 1.250 Surat Swab Antigen di Bandara SSK II

  Oleh : Suarariau.co
   : info@suarariau.co
  2021-06-03 20:00:47 WIB
Mint
apolda Riau Irjen Agung Setia Imam Effendi (tengah) didampingi Direskrimum Polda Riau Kombes Teddy Ristiawan (kiri) dan Kapolresta Pekanbaru Kombes Nandang Mu'min Wijaya (kanan).(Foto/SRC)

SuaraRiau.co -Pekanbaru-Jajaran Kepolisian Daerah Riau menangkap seorang calo di bandara Sultan Syarif Kasim II (SSK II) Pekanbaru Riau, inisial N  yang bertugas di bandara SSK II Pekanbaru. 

Petugas yang menangkap N berasal dari aparat Polresta Pekanbaru dan Ditreskrimum Polda Riau Rabu (2/6/2021) sekira pukul 10.00 WIB.

Tersangka N ditangkap karena diduga kuat telah memalsukan sekitar 1.250 lembar surat keterangan swab antigen palsu untuk calon penumpang pesawat di Bandara SSK II Pekanbaru.

 Ketua Forum Pembauran Kebangsaan Ir Fachri Yasin menerangkan relawan FPK yang terdiri dari 52 suku kepada Kapolda Riau Irjen Agung Setya Imam Effendi, lantai 3 Mall SKA, Kamis (3/6/2021). (Foto SRC).


Hal ini i disampaikan Kapolda Riau Irjen Agung Setya Imam Effendi yang  didampingi Direskrimum Polda Riau Kombes Teddy Ristiawan dan Kapolresta Pekanbaru Kombes Nandang Mu'min Wijaya dalam jumpa pers di lantai III Mal SKA Pekanbaru Kamis  (3/6/2021), sore.

 Kapolda Riau Irjen Agung menyampaikan kronologis penangkapan pemalsu surat keterangan swab antigen palsu di bandara SSK II Pekanbaru inisial N.

Bermula ketika petugas kesehatan di bandara SSK II Pekanbaru mencurigai seorang porter di bandara itu inisial S membawa 5 lembar surat keterangan swab antigen untuk penumpang pesawat.

Kemudian petugas kesehatan bandara SSK II Pekanbaru mengecek keabsahan surat swab antigen tersebut. Setelah dikroscek ternyata palsu. Mengetahui hal tersebut petugas kesehatan bandara SSK II Pekanbaru melapor ke polisi dari Polresta Pekanbaru dan Ditreskrimum Polda Riau yang bertugas di bandara tersebut.

Kapolda Riau Irjen Imam Effendi menunjukkan surat Swab Antigen palsu yang sudah disita, Kamis (3/6/2021).(Foto/ SRC)

"Bergerak cepat polisi menyelidiki lebih dalam dan mengecek laptop tersangka N didapati sudah sekitar 1.250 lembar diterbitkan surat swab antigen palsu dengan harga sekitar Rp50.000 hingga Rp200.000 per lembar. Dan kini kami masih terus menggali kasus ini,  sejauh mana dan apakah ada pihak-pihak lain yang terlibat " kata Kapolda Riau.

Surat palsu itu dibuat tersangka N tanpa melalui uji klinis terhadap calon penumpang pesawat. "Biasanya yang benar itu petugas melakukan proses periksaan  kesehatan seseorang  untuk bisa mendapatkan surat atau terhadap calon penumpang," ujarnya. 

"Atas perbuatan N itu dia disanksi pasal 263 membuat dokumen palsu dengan ancaman 5 tahun penjara," jelasnya.

Kapolda Riau Irjen Agung Imam Effendi menyampaikan terima kasih kepada relawan vasinasi massal yang dampingi Ketua Forum Pembauran Kebangsaan (kiri) dan Ketua Pelaksana Vasin Massal Stephen Sanjaya (kanan), Kamis (3/6/2021). (foto/ SRC).

Sebelumnya,  Kapolda Riau Irjen Agung menyempatkan berkunjung  dan berterima kasih serta  mengapresiasikan para relawan dan panitia pelaksana  yang hingga kini bertugas dengan baik unutk Vaksinasi Nasional Covid-19 Provinsi Riau. "Terutama untuk yang  berseragam putih dari Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) dan darin52 paguyuban yang ada diantaranya, Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR), Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Riau,Ikantan Batak Toba Riau  dan lainnya yang ikut membantu terselenggaranya vaksinasi Covid-19 di lantai III Mal SKA Pekanbaru.

Kapolda Riau Irjen Agung Imam Effendi foto bersama relawan Forum Pembauran kebangsaan Riau. (foto/SRC).

Usai acara jumpa pers, banyak pihak yang mempertanyakan kenapa aksi calo selama ini lancar dan sudan mengeluarkan surat sebanyak 1.250 surat lancar-lancar saja melakukan aksinya.***



 

Editor: SR18