Nasional

Stimulus Ekonomi Pemerintah Tuai Apresiasi DPR: Dorong Daya Beli Masyarakat

  Laporan : Suara Riau
   : info@suarariau.co
  2026-06-07 12:34:35 WIB
Ilustrasi. Foto: int

SuaraRiau.co -JAKARTA-  Langkah pemerintah memberikan stimulus Ekonomi di Kuartal II Tahun 2026, menuai apresiasi dari DPR.

 

Seperti dituturkan anggota Komisi V DPR RI, Sofwan Dedy Ardyanto, langkah itu mendorong mobilitas daya beli masyarakat. 

 

Ketika dikonfirmasi awak media, Sofwan mengatakan stimulus ekonomi di Kuartal II khususnya di sektor transportasi publik, akan memberikan efek positif terhadap pergerakan ekonomi masyarakat, khususnya pada momentum libur sekolah. Di sisi lain juga daya beli ekonomi masyarakat akan lebih terdorong lagi.

 

“Kami mendukung dan mengapresiasi langkah pemerintah tersebut," ujarnya. 

 

Menururnya, dalam situasi ekonomi yang melambat seperti ini, diskon dan insentif di sektor transportasi akan meningkatkan mobilitas  masyarakat yang pada akhirnya berdampak pada kenaikan belanja konsumsi. 

 

Ia menilai momentum pemberlakuan stimulus saat musim liburan merupakan langkah tepat. Sebab, pada periode tersebut tingkat konsumsi masyarakat cenderung meningkat.

 

Sofwan berharap, kebijakan tersebut mampu menggerakkan jutaan masyarakat kelas menengah untuk melakukan perjalanan sekaligus meningkatkan aktivitas belanja konsumsi.

 

“Setidaknya kebijakan ini bisa mendongkrak kembali daya beli masyarakat yang sedang merosot,” ungkapnya.

 

Ditambahkannya, ketahanan ekonomi nasional sangat bergantung pada stabilitas konsumsi masyarakat kelas menengah. Sehingga stimulus transportasi dinilai menjadi salah satu instrumen penting untuk menjaga pertumbuhan ekonomi nasional.

 

“Diskon dan insentif di sektor transportasi ini menurut saya merupakan salah satu upaya untuk menstabilkan ekonomi dan mendorong pertumbuhan ekonomi,” tandasnya.

 

Sementara itu, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan ada insentif Pajak Pertambahan Nilai (PPN) Ditanggung Pemerintah (DTP) untuk tiket pesawat ekonomi. Kebijakan ini berlaku selama periode libur sekolah yakni 24 Juni-5 Juli 2026 dengan anggaran Rp 472,7 miliar.

 

"PPN DTP untuk pesawat ekonomi 24 Juni sampai 5 Juli Rp 472,7 miliar, itu khusus yang sekarang ya, nanti Nataru (Natal dan Tahun Baru) juga ada insentifnya," kata Purbaya.

 

“Selain stimulus untuk mobilitas masyarakat, insentif juga diberikan dalam bentuk program magang nasional pada Juli 2026 untuk 150 ribu target peserta dengan anggaran Rp4,14 triliun. Lalu program vokasi nasional untuk 220 ribu lulusan SMK dan 50 ribu korban PHK dengan nilai anggaran Rp 2,12 triliun,” pungkasnya. *** rls 

Penulis : Suara Riau
Editor : siswandi
Kategori : Nasional