SuaraRiau.co -JAKARTA- Pengamat Politik Adi Prayitno menilai berbagai program strategis pemerintahan Prabowo-Gibran, menuai persepsi positif dari publik.
Hal itu muncul karena kehadiran sejumlah program kunci. Di antaranya bantuan sosial (bansos), penguatan ketahanan pangan, cek kesehatan gratis, serta rencana pendidikan gratis hingga tingkat perguruan tinggi melalui sekolah rakyat.
Selain itu, komitmen tegas dalam pemberantasan korupsi juga turut memperkuat kepercayaan masyarakat.
"Jadi bagi saya sebenarnya, secara prinsip apa-apa yang sifatnya positif, apa-apa yang baik harus terus diamplifikasi sebagai upaya untuk terus bagaimana memberikan harapan-harapan yang baik, " katanya dalam acara talkshow salah satu TV Swasta di Jakarta (22/10/2026).
Dikatakan, penyelenggaraan bansos dan penegakan hukum yang tak tebang pilih menjadi variabel kunci yang dirasakan langsung oleh publik.
Namun demikian, Adi juga menekankan pentingnya pemerataan pertumbuhan ekonomi di atas 5% agar dapat dirasakan seluruh lapisan masyarakat.
Untuk menjawab tantangan tersebut, Adi mendorong optimalisasi program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa (Kopdes).
Selain menekan angka stunting, MBG diharapkan mampu menggerakkan ekosistem ekonomi lokal, seperti UMKM dan petani. Begitu pula Kopdes yang ditargetkan menjadikan desa sebagai episentrum ekonomi bagi petani, nelayan, dan buruh.
?"Pengelola dapur MBG di seluruh Indonesia perlu aktif menyampaikan manfaat nyata program ini ke publik agar dampak positifnya makin terasa luas," ujarnya.
?Dalam kesempatan tersebut, Anggota Dewan Ekonomi Nasional (DEN), Mochammad Firman Hidayat, menyoroti capaian indikator makroekonomi dan implementasi program-program prioritas pemerintah.
Dua hal tersebut dinilai berhasil menjaga ketahanan ekonomi nasional dari guncangan eksternal sekaligus menggerakkan ekonomi kerakyatan di tingkat akar rumput.
Pemerintahan Prabowo-Gibran dinilai sukses lewat program prioritas yang mendorong kesejahteraan masyarakat yang berdampak nyata, sekaligus terus berkomitmen memajukan perekonomian rakyat secara merata. *** rls