Nasional

Swasembada Pangan Jadi Modal Penting Wujudkan Visi Indonesia Emas 2045

  Laporan : Suara Riau
   : info@suarariau.co
  2026-01-27 09:14:35 WIB
Mentan Andi Amran Sulaiman/ist

SuaraRiau.co -Jakarta — Keberhasilan Indonesia mencapai swasembada pangan, khususnya swasembada beras, menjadi tidak penting dalam memperkuat fondasi menuju Visi Indonesia Emas 2045. 

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan bahwa capaian ini bukan sekedar prestasi sektor pertanian, melainkan modal strategi untuk membangun kemandirian dan ketahanan nasional.

Usai kegiatan Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) di Batam, Kepulauan Riau, Mentan Amran menyampaikan bahwa swasembada beras yang berhasil diwujudkan lebih cepat dari target menunjukkan kekuatan kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, serta para petani di seluruh Indonesia. 

“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh Bupati/Walikota se-Indonesia atas dukungannya di sektor pertanian. Karena beliau-beliau, kami menargetkan swasembada dalam waktu empat tahun, tapi alhamdulillah karena dukungannya Bupati/Walikota se-Indonesia sehingga swasembada tercapai dalam waktu satu tahun,” kata Andi Amran Sulaiman.

Sinergi tersebut dinilai mampu menjawab tantangan global, termasuk krisis pangan dan ancaman ekonomi dunia.

“Keberhasilan swasembada menjadi modal penting bagi Indonesia untuk melangkah menuju visi Indonesia Emas,” ujarnya.

Ia menjelaskan, sektor pertanian memiliki peran vital karena menyentuh langsung kebutuhan dasar masyarakat. Oleh karena itu, pemerintah terus mendorong peningkatan produksi, perluasan lahan tanam, serta modernisasi pertanian agar swasembada pangan dapat berkelanjutan.

Ke depan, Pemerintah akan memperkuat hilirisasi pertanian dan pengembangan komoditas unggulan lainnya, yang diharapkan mampu meningkatkan nilai tambah produk pertanian sekaligus kesejahteraan petani.

"Kemudian ke depan kita hilirisasi. Kita melakukan hilirisasi untuk meningkatkan pendapatan petani kita. Terutama sektor yang permintaannya tingkat tinggi dunia. Kelapa, kemudian kakao, mete, dan seterusnya," tutur Mentan.

Dengan swasembada pangan yang kokoh, Indonesia dinilai memiliki bekal kuat untuk melangkah menuju Indonesia Emas 2045 yang mandiri, berdaulat, dan berdaya saing tinggi di tingkat dunia. [-RWA])

Penulis : Suara Riau
Editor : Elpi Alkhairi
Kategori : Nasional