SuaraRiau.co -PEKANBARU, - Ikatan Nasional Konsultan Indonesia (Inkindo) Provinsi Riau akan menggelar Musyawarah Provinsi (Musprov) XII pada, Kamis, 16 April 2026.
Musprov tersebut juga akan melakukan pemilihan Ketua Inkindo masa bakti 2026-2030.
Ir Rika Putra ST Ketua DPP Inkindo Provinsi Riau periode 2022 - 2026 kembali mencalonkan diri sebagai ketua dalam Musprov XII nanti.
Menurut Rika, dunia jasa konsultasi berubah sangat cepat, termasuk persaingan yang semakin ketat di era digital saat ini, dengan berbekal pengalaman memimpin INKINDO tahun 2022-2026 dirinya optimis akan mampu menjawab semua tantangan tersebut dan membawa INKINDO lebih baik ke depan.
“Hari ini kita tidak hanya memilih seorang ketua. Kita sedang menentukan arah organisasi empat tahun ke depan. Dunia jasa
konsultansi berubah sangat cepat. Persaingan makin ketat, regulasi makin dinamis, sistem pengadaan makin digital, dan tuntutan profesionalisme makin tinggi,” paparnya.
“Jika kita tidak bertransformasi, kita akan tertinggal.Jika kita bersatu dan bergerak bersama, kita akan menjadi
kekuatan besar dalam pembangunan daerah. Atas dasar itu saya siap memimpin organisasi ini empat tahun ke depan.
Rika juga memaparkan visi dan misi yang diusung untuk kembali memimpin INKINDO empat tahun ke depan yakni, terwujudnya Ikatan Konsultan daerah yang profesional, berdaya saing nasional, adaptif terhadap transformasi digital serta menjadi mitra strategis pembangunan daerah yang berintegritas dan berkelanjutan
Visi ini berarti kita ingin naik kelas yakni dihormati karena kompetensi, dipercaya karena integritas, dan diperhitungkan
Sementara misi yang diusung yakni meningkatkan kompetensi dan profesionalisme anggota.
‘Kita akan mendorong pelatihan rutin, sertifikasi kompetensi, dan kerja sama dengan perguruan tinggi serta lembaga
pelatihan. Targetnya jelas: anggota kita unggul dan siap bersaing,” ujarnya.
Kedua, memperkuat daya saing dan kemandirian usaha.” Kita dorong kolaborasi dan konsorsium antar anggota, membuka akses proyek yang lebih luas, serta mengembangkan model bisnis yang lebih stabil dan inovatif,” terangnya.
Ketiga, memperkuat standar mutu dan integritas organisasi. Kita tegakkan kode etik, tingkatkan kualitas layanan, dan bangun kepercayaan publik bahwa konsultan daerah adalah mitra profesional yang dapat diandalkan
Keempat, mengakselerasi transformasi digital.Kita siapkan anggota menghadapi era digital melaluipelatihan teknologi, sistem mana- jemen modern, dan jejaring usaha berbasis digital.
Kelima,meningkatkan posisi strategis asosiasi.Asosiasi harus menjadi rumah besar yang melindungi,memperjuangkan, dan membuka peluang bagi anggotanya.
Dikatakan Rika pada Musprov XII nanti jumlah peserta yang memiliki hak suara atau KTA aktif sebanyak 72 dari sekitar 250-an anggota.(***)