Pekanbaru

Disdik Akan Pastikan PTM, Usai Gesa Vaksinasi Anak

  Oleh : Imelda Vinolia
   : info@suarariau.co
  2022-01-20 00:46:30 WIB
Mint
Sekretaris Disdik Pekanbaru Muzailis - (SRc)

SuaraRiau.co -PEKANBARU-Disdik  akan pastikan Pelajaran Tatap Muka (PTM )100 Persen Berjalan Baik, Untuk Disdik Bentuk Satgas Sekolah dan rasa target

Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Pekanbaru membentuk Satgas di lingkungan sekolah yang menerapkan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) 100 persen. Satgas ini guna mengawasi protokol kesehatan di lingkungan sekolah.

Mereka memastikan pembelajaran yang dilakukan selama di sekolah mengikuti standar protokol kesehatan. Mereka terdiri dari guru piket yang dibentuk sekolah secara bergantian mengawasi prokes.

"Kami bentuk di sekolah itu, guru piket yang memantau terlaksana nya prokes. Kalau ada anak-anak yang berkerumun mereka yang mengatur," ujar Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru, Muzailis, Rabu (19/1).

Satgas ini juga memastikan kelengkapan alat penunjang prokes. Pihak sekolah juga mengirimkan jurnal harian ke dinas pendidikan terkait pelaksanaan PTM 100 persen di sekolah mereka.

Saat ini baru tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang menerapkan PTM 100 persen. Siswa sudah masuk setiap hari dan mengikuti maksimal enam jam pelajaran. Lebih dari 100 SMP negeri dan swasta di Pekanbaru telah menerapkan PTM 100 persen.

"Dari dinas sendiri juga ada tim pengawas. Ada empat tim pengawas yang turun melakukan pengecekan secara acak," terangnya.

Menurutnya, SMP yang telah menerapkan PTM 100 persen masih berjalan lancar. Tidak ada kendala yang ditemukan di lapangan. Ia memastikan belum ada konfirmasi kasus positif dari lingkungan sekolah.

Pihaknya bersama dinas kesehatan juga akan melakukan rapid tes antigen bagi siswa dan guru. Mereka melakukan skrining guna pemeriksaan kesehatan untuk antisipasi penyebaran covid-19.

"Kita tetap lakukan evaluasi. Dari hasil PTM yang kita lakukan 100 persen ini tidak ada kendala, tidak ada laporan dari sekolah kendala yang berarti. Prokes tetap dijalankan secara ketat," pungkasnya.

Gesa Vaksinasi Anak

Semenatara itu, saat ini pemerintah kota tengah menggesa vaksinasi anak usia 6 - 11 tahun. Dimana mayoritas mereka adalah anak yang berada di tingkat SD. Sebanyak 103.017 anak pun menjadi sasaran penerima vaksin.

Jika capaian vaksinasi anak ini terpenuhi, maka ada pertimbangan untuk memulai PTM 100 persen bagi murid SD. Satgas bisa menentukan berapa persen capaian minimal vaksinasi anak untuk bisa memulai PTM 100 persen.

"Sekarang untuk anak SD masih PTM 50 persen. Vaksinasi untuk anak SD pun saat ini juga baru berjalan," terangnya.

Saat ini murid SD masih melaksanakan belajar tatap muka dua kali dalam satu pekan. Kapasitas murid dalam kelas hanya 50 persen.

Sementara untuk siswa SMP saat ini sudah masuk setiap hari. Mereka menjalani belajar tatap muka maksimal 6 jam pelajaran. Muzailis memastikan untuk prokes di sekolah juga berjalan ketat.

Ada tim pengawas dari dinas pendidikan dan dari pihak sekolah yang mengawasi jalannya pembelajaran. Hingga saat ini juga belum ditemukan kasus konfirmasi positif dari lingkungan sekolah. ***

Halaman :
Penulis : Imelda Vinolia
Editor : SR7
Kategori : Pekanbaru