Nasional

Pemerintah Segera Revitalisasi Lebih dari 71 Ribu Sekolah di Daerah

  Laporan : Suara Riau
   : info@suarariau.co
  2026-09-29 18:36:36 WIB
Kegiatan revitalisasi sekolah di salah satu daerah. Foto: int

SuaraRiau.co -SURABAYA- Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti mengatakan, pihaknya akan merevitalisasi 71.744 sekolah di daerah hingga tahun 2027. Hal tersebut dilakukan untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia. 

Revitalisasi dilakukan dengan kucuran dana dari pemerintah dan menggunakan mekanisme swakelola masing-masing sekolah. Kebijakan ini sudah diterapkan pada tahun sebelumnya. 

"Anggaran akan dialokasikan oleh Kemendikdasmen dan mekanismenya tetap sama dengan tahun lalu, jadi swakelola oleh masing-masing satuan pendidikan," ujarnya. 

Abdul Mu'ti mengatakan, jumlah sasaran revitalisasi sekolah masih berpotensi bertambah. Pihaknya telah menghitung potensi penambahan sekitar enam ribu satuan pendidikan.

Sedangkan untuk menentukan mana sekolah yang menerima program itu, tetap mengacu pada tiga prioritas, yakni sekolah terdampak bencana, mengalami kerusakan berat, dan berada di daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).

Sementara itu, Direktur Jenderal PAUD, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Nonformal dan Informal Kemendikdasmen, Gogot Suharwoto mengatakan Kemendikdasmen telah menggelontorkan anggaran Rp513,6 miliar untuk program revitalisasi 732 satuan pendidikan di Sulawesi Tengah pada 2026. Angka tersebut meningkat dibanding penyaluran tahun sebelumnya.

"Peningkatannya luar biasa ya tiga kali lipat dari tahun lalu, ini capai Rp513,6 miliar yang kita berikan (dana) bantuan ke seluruh sekolah di Sulawesi Tengah. Termasuk tinggi lah,"  terangnya di Palu.

Menurutnya, revitalisasi satuan pendidikan tidak semata-mata diarahkan pada pembangunan fisik, tetapi juga untuk memastikan peserta didik memperoleh fasilitas pendidikan yang memenuhi standar kelayakan dan keselamatan. 

Ia mengatakan pemerintah menargetkan seluruh proses revitalisasi sekolah khususnya di daerah ini dapat diselesaikan secara bertahap hingga 2028, dengan prioritas diberikan kepada satuan pendidikan yang mengalami kerusakan berat dan berpotensi mengancam keselamatan peserta didik.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur Aries Agung Paewai mengapresiasi perhatian pemerintah pusat terhadap revitalisasi sekolah di Jawa Timur.

Menurut dia, rincian sasaran revitalisasi di Jawa Timur terdiri atas 324 sekolah menengah atas (SMA), 208 sekolah menengah kejuruan (SMK), dan 141 sekolah luar biasa (SLB). *** 

Penulis : Suara Riau
Editor : siswandi
Kategori : Nasional
Jumlah Pembaca : 2