Peduli Donor Darah Hari Pertama, PSMTI Riau Peroleh 334 Kantong Darah

  Oleh : Imelda Vinolia
   : info@suarariau.co
  2021-09-12 00:07:41 WIB
Ketua PSMTI Riau Stephen Sanjaya (kedua dari kiri), Mantan Ketua sekaligus Penasihat Organisasi PSMTI Riau, Peng Suyoto (pertama dari kiri) dan pengurus lainnya juga melakukan donor darah pada hari pertam tersebut.(FOTO/SRc) Ketua PSMTI Riau Stephen Sanjaya (kedua dari kiri), Mantan Ketua sekaligus Penasihat Organisasi PSMTI Riau, Peng Suyoto (pertama dari kiri) dan pengurus lainnya juga melakukan donor darah pada hari pertam tersebut.(FOTO/SRc)

SuaraRiau.co -PEKANBARU-Paguyuban Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI Riau memperoleh  334 kantong donor darah dari iven PSMTI  Riau Peduli Donor Darah pada hari pertama yang digelar pada Sabtru (11/9/2021). 


Ketua PSMTI Riau Stephen Sanjaya didampingi Humas PSMTI Riau Ket Tjing bersama Ketua Pelaksana Afong, dan dua Koordinator Lapangan Marjohan Huang , Sujini dan Pengurus Bidang Sosial Fransiska mengatakan, bahwa acara PSMTI Riau Peduli Donor Darah akan di gelar selama dua hari yakni, Sabtu dan Minggu (11-2 September 2021, di Lantai 3  Mal SKA, Pekanbaru.

                          

                          (FOTO/SRc)


Target PSMTI untuk dua hari tersebut,diharapkan  dapat menerima 500 pendonor.Untuk itu persiapan yang PSMTI lakukan adalah selama dua minggu menyebarkan google form pendaftaran di berbagai media sosial group yang ada. Seperti di organisasi keagamaan, mahasiswa, ormas dan di interen PSMTI sendiri. 


Dengan penyebaran google form tersebut, Steven mengatakan bahwa animo warga untuk peduli donor darah sangat menggembirakan.Karena pendaftaran di google form yang idterima sudah hampir 700 orang. "Untuk hari pertama saja, pendaftaran sudah melebih target. Jika target lebih kami juga tidak masalah," ujarnya.


Menurut Stephen lagi, donor darah kali ini diharapkan dapat menjaring pendonor Plasma Konvalesen (PK). Sebab, Palang Merah Indonesia sangat membutuhkan darah PK tersebut dari penyintas Coronavirus Disease 2019 (Covid-19).

(FOTO/SRc)


Disampaikannya, plasma darah yang diambil dari pasien yang pernah terinfeksi Covid-19  itu dibutuhkan untuk membantu pengobatan pasien yang belum sembuh dari virus corona.


Untuk itu, PSMTI Peduli Donor Darah berharap bisa melayani donor plasma konvalesen dari penyintas Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) tersebut.
"Untuk itu, bagi penyintas Covid-19 di Kota Pekanbaru yang ingin mendonorkan plasma darahnya, PSMTI  Riau bersama PMI sudah siap melakukannya," ucapnya.


Acara yang sudah dimulai sejak pukul 10.00 pagi ini, tampak dijalankan dengan protokol kesehatan yang sangat ketat. warga yang datang diatur sedemikian rupa untuk antri hingga selesai. Warga yang datang sebanyak 381 orang.


Sedangkan hasilnya, terseleksi sebanyak 334 kantong darah pendonor. 


Sementara yang tidak lolos seleksi sebanyak 47 orang, dengan masalah karena HB tinggi/rendah, tekanan darha renda/tinggi, Usia lanjut, riwayat penyakit, BB kurang dan lainnya.


Sementara calon pendaftar yang diterima PSMTI untuk  pendonor Plasma Konvalesen  (PK), ada 26 calon yang mendaftar di google form. Pada hari pertama, ada 14 warga yang datang memiliki PK tersebut, lanjut Stephen. Mereka akan di screening di lokasi acara dan yang terseleksi khusus akan dibawa ke PMI untuk diambil daraha dengan cara lebih khusus..

Salah satu wartawan bernama Ale,yang sudah sering kali menyumbangklan darahnya, juga ikut donor kembali di acara Peduli Donor Darah PSMTI Riau.(FOTO/SRc)


Hasilnya, hari pertama diperoleh ada 9 pendonor PK. Sedangkan yang tidak lolos pada hari pertama tersebut,ada 5 calon pendonor PK.

Diketahui, pada saat terinfeksi virus corona, sistem imun tubuh penderita covid akan mulai memproduksi antibodi, khususnya sel pelindung yang dapat mengenali dan melawan virus corona. Di mana ketika pasien dinyatakan sembuh, antibodi ini akan tersimpan dengan sendirinya di dalam darah. 
Metode terapi plasma darah ini bekerja dengan membantu menetralisir virus yang ada di dalam tubuh pasien terinfeksi untuk bisa survive (bertahan).


Namun demikian, tidak semua penyintas Covid-19 yang bisa mendonorkan plasma darah konvalesen-nya. Sebab, ada sejumlah kriteria yang harus dipenuhi pendonor  terlebih dahulu.Seperti usia, itu harus berusia 18 sampai 60 tahun, berat badan kurang lebih 50 kg, tidak ada riwayat penyakit yang dapat membatalkan donor, dan sudah dinyatakan sembuh sesuai hasil tes PCR negatif dua kali berturut-turut.


Kemudian untuk pendonor, kita juga baru memprioritaskan laki-laki. Meski pendonor itu bisa laki-laki, bisa perempuan. Namun transfusi ini lebih banyak laki-laki karena terkait antibodi HLA (human laukocyte antigen).


Pada saat acara tersebut, Ketua PSMTI Riau, Stephen Sanjaya, mantan ketua PSMTI Riau yang kini menjabat salah satu pengurus DPP sebagai Wakil PSMTI Indonesia Peng Suyoto beserta pengurus PSMTI lainny,a juga melakukan donor darah langsung di hari pertama.


Hari ini, Minggu (12/9), acara Peduli Donor Darah PSMTI Riau masih berlanjut. "Bagi warga yang ingin menyumbangkan darahnya, masih terbuka untuk hari esok (hari ini, red), " imbuh Stephen. ****


Editor: SR7