Ketua MUI Sebut Tak Mengetahui Rapat FKUB di Rumah Wagub

  Oleh : Suarariau.co
   : info@suarariau.co
  2021-06-10 12:13:42 WIB
Ilyas.Busti.(int) Ilyas.Busti.(int)

SuaraRiau.co -PEKANBARU-Ketua MUI Riau H Ilyas Husti menyatakan bahwa, rapat yang diadakan di kediaman Wakil Gubernur Riau Jalan Sisingamangaraja tidak diketahui olehnya dan peserta yang direkomendasi oleh MUI Riau malah tidak diakomudir sebagai peserta

Kakanwil Kemenang Riau Mahyudin (kanan) dan Wakil Gubernur Riau Edy Natar Nasution (kiri)

Hql ini dikatakan kepada awak  media  di Riau Rabu (9/6/2021) telah mengkonfirmasi kepada beberapa Pemimpin Agama, tentang situasi rapat penyusunan Pengurus FKUB Riau yang disinyalir memiliki dan ditunggangi oleh kepentingan oknum tertentu


Kasus ini juga memunculkan dugaan   Kakanwil Kementerian Agama Riau sebagai bagian dari penyebab kericuhan administrasi peserta dan kelompok perwakilan agama yang harusnya ikut mewakili kelembagaan dari masing masing agama dalam penyusunan Pengurus FKUB Riau.

Hal ini menyebabkan Pembentukan pengurus Forum Kerukunan Umat beragama yang diselenggarakan di Ruang Rapat Rumah Jabatan Wakil Gubernur Riau Jalan Sisingamangaraja Pekanbaru, Selasa (8/6/2021) diduga tidak sah dan cacat hukum.

"BAelum lagi dari saudara umat Katolik dan Konghuchu tidak ada hadir dalam rapat tersebut,"ujarnya.

Dan Rapat yang dilakukan Selasa silam terkesan dipaksakan, dan langsung di SK oleh Gubernur Riau dan dilantik pada Kamis (10/6/2021). Begitu cepat dan seperti sudah diatur sebelumnya.

Karena Pemerintah Provinsi Riau yang harusnya menjadi fasilitator untuk pembentukan pengurus dan pemilihan Ketua FKUB tersebut tidak mengundang semua Pemimpin Agama yang diakui dalam Peraturan Bersama Menteri Agama  Tidak mengundang semua Pemeliharaan Kerukunan Umat Beragama, Forum Pemberdayaan Umat Beragama dan Pendirian Rumah Ibadat.

Dalam hal ini Pemerintah Provinsi Riau dianggap dengan sengaja tidak mengundang perwakilan dari Pemimpin Agama Katholik dan tidak dihadiri dari Pemimpin Agama Konghuchu, ironisnya lagi surat rekomendasi yang dikeluarkan oleh
  Pemprov Riau, di mana seluruh nama yang direkomendasikan oleh MUI Riau, tidak diundang oleh Pemprov Riau untuk menjadi peserta pemilihan Ketua dan Pengurus FKUB Provinsi Riau periode 2021-2026.


Seharusnya  peran Mahyudin selaku Kakanwil Kementerian agama Provinsi Riau  harusnya meluruskan hal ini. TEetapi nyatanya telah terjadi pembiaran dan disinyalir hal ini di sengaja. Akibatnya telah terjadi gejolak di antara organisasi agama di Riau.

Menurut oemberitaan media,pada Selasa 8/6/2021l) ada rapat pembentukan kepengrusan Forum Kerukunan  Umat Beragama (FKUB) di rumah dinas Wagub, Jalan Sisingamangarja, Pekanbaru. Rapatvtersebut until memilih kepengrusan yang  FkUB Riau periode 2021-2026.****



 

Editor: SR9