AS Telah Beli dan Akan Sumbangkan 500 Juta Dosis Vaksin Pfizer di Seluruh Dunia

  Oleh : Suarariau.co
   : info@suarariau.co
  2021-06-10 05:31:24 WIB
Presiden Amerika Serikat Joe Biden, ketika melakukan perjalanan ke UK.(Foto/ABC) Presiden Amerika Serikat Joe Biden, ketika melakukan perjalanan ke UK.(Foto/ABC)

SuaraRiau.co -Washington-AS telah membeli dan akan menyumbangkan 500 juta dosis vaksin Covid-19 Pfizer di seluruh dunia karena berusaha menjadi pemain kunci dalam membuat negara lain divaksinasi. Hal ini disampaikan sebuah sumber seperti yang dikutip susraiau.co dari CNN.

Presiden Joe Biden akan mengumumkan berita tersebut pada KTT G7 di Cornwall, Inggris, minggu ini, kata sumber tersebut.
Sekitar 200 juta dosis akan keluar pada tahun 2021 dan 300 juta akan didistribusikan pada paruh pertama tahun 2022. Penasihat utama Biden untuk Covid, Jeff Zients, telah mengerjakan kesepakatan itu selama sebulan terakhir, kata seseorang yang dikenalnya.


Semua dosis akan melalui COVAX, inisiatif vaksin internasional, dan akan diberikan ke 92 negara berpenghasilan rendah dan rendah, selain Uni Afrika.
Penasihat keamanan nasional Gedung Putih Jake Sullivan mengatakan kepada wartawan di atas Air Force One pada hari Rabu (8/6/20201) bahwa selain pembelian Pfizer, Biden juga diharapkan untuk mengambil bagian dalam pengumuman gabungan dengan G7 mengenai rencana komprehensif untuk mengakhiri pandemi. Ini akan mencakup segmen tentang vaksin.


Sullivan berpendapat bahwa membuat AS memainkan peran utama dalam distribusi vaksin Covid-19 global adalah bagian dari apa yang dilakukan orang Amerika pada saat dibutuhkan dan akan menguntungkan untuk mencegah penyebaran penyakit di masa depan di AS.


"Dia memang ingin menunjukkan kekompakan negara-negara demokrasi lainnya, dimana  negara-negara demokrasi adalah negara-negara yang dapat memberikan solusi terbaik bagi orang-orang di mana saja. Itu berlaku untuk Covid-19, yang berlaku untuk perubahan iklim, untuk pemulihan ekonomi, dan untuk itu. untuk hak asasi manusia dan martabat manusia semua orang," kata Sullivan.


Biden sebelumnya berkomitmen untuk berbagi 80 juta dosis vaksin dengan negara lain. Bagian itu juga termasuk dosis Pfizer.
Pekan lalu , pemerintahan Biden mengumumkan rencananya untuk membagikan 25 juta dosis vaksin Covid-19 pertama dengan seluruh dunia dan kerangka keseluruhan untuk mendistribusikan setidaknya 80 juta dosis pada akhir Juni.


Setidaknya 75% dari vaksin yang disumbangkan akan dibagikan dengan program vaksinasi global yang disebut Akses Global Vaksin Covid-19, atau COVAX, dan 25% akan dibagikan langsung dengan negara-negara yang membutuhkan, kata Gedung Putih.


Biden mengatakan bulan lalu AS akan membagikan tambahan 20 juta dosis vaksin Covid-19 pada akhir Juni di atas 60 juta dosis vaksin AstraZeneca yang telah berkomitmen untuk dibagikan oleh Presiden pada 4 Juli. Tambahan 20 juta dosis akan terdiri dari vaksin Moderna, Pfizer dan Johnson & Johnson serta AstraZeneca, yang harus disetujui oleh regulator federal sebelum dikirim ke luar negeri.


Presiden telah mengatakan akan ada cukup pasokan vaksin Covid-19 untuk setiap orang dewasa Amerika pada akhir Juni dan telah menetapkan tujuan agar 70% orang dewasa AS divaksinasi pada 4 Juli. Namun, AS tetap berada di jalur yang tepat untuk gagal. dari tujuan itu.****



 

Editor: SR18