Aneh, Bahkan Warga Propinsi Jambi Bisa Dapat Kupon Vaksin

  Oleh : Suarariau.co
   : info@suarariau.co
  2021-06-04 14:54:52 WIB
Kapolsek Tampan Kompol Hotmartua Ambarita berbicara atas nama undang-undang menggunakan  toa bahwa yang ikut vaksin harus KTP  Pekanbaru, di lantai 3 Mall SKA , Jumat (4/6/2021). Kapolsek Tampan Kompol Hotmartua Ambarita berbicara atas nama undang-undang menggunakan toa bahwa yang ikut vaksin harus KTP Pekanbaru, di lantai 3 Mall SKA , Jumat (4/6/2021).

SuaraRiau.co -Pekanbaru-Antusias warga yang ingin vaksin di Mall SKA sangat tinggi.Bahkan warga yang datang bukan hanya warga Pekanbaru saja. 

Terbukti ketika pantauan lapangan diantara mereka sudah ada yang Mendapatkan kupon dan bahkan berada di ruang tunggu vaksin. Tinggal menunggu antrian penyuntikan dari pelayanan kesehatan.

Pantauan suarariau.co, warga yang luar kota Pekanbaru tersebut ternyata dari Jambi dan mengaku dari sebuah perusahaan sawit besar di Jambi. Bersama empat temannya mereka sudah mendapatkan kupon.Salah seorang dari mereka belum bisa disuntik, karena tekanan darahnya ketika diperiksa medis 156/120.

Ketua Forum Pembaruan Kebangsaan Fachri Yasin memberia penjelasan kepada kerumunan massa yang memaksa masuk, sementara para kelompok yang datang bukanlah warga Pekanbaru, di lantai Mall SKA (4/6/2021).(Foto/SRC).

Dikatakan pria ini, ia sedang disuruh menunggu tensinya rendah terlebih dahulu selama15-30 menit, dan pihak medis akan periksa tensinya kemudian.

Ketika ditanya kenapa ia memvaksin diri ke Pekanbaru, ia menjawab karena pihak perusahaan dimana ia bekerja memerintahkan untuk vaksin di Pekanbaru. Karena itu mereka berangkat secara berkelompok dengan teman- teman satu perusahaan.

Sementara giliran teman lainnya di hari berikutnya."Kan keluar dari kantor harus bergilir," ujarnya.


Hal lain lagi,  usai salat Jumat, situasi warga yang ingin vaksin di Mall SKA cukup menjadi tegang.

Sebab, tiba-tiba ketika di pintu pemeriksaan ternyata sekelompok warga memiliki KTP dari luar kota seperti dari Siak, Kuansing  juga ditemukan masuk. Dan panitia sibuk menghalau dengan mengatakan bahwa identitas mereka bukan warga Pekanbaru.

Pantauan lapangan diantaranya mereka datang dari Siak, Kuansing.

Hal ini menyebabkan ketegangan antara pihak warga yang datang dengan panitia yang berjaga.Tampak panitia tegang dan sibuk, karena warga tetap kekeh ingin vaksin. 

Tampak kerumunan massa dari lantai 4 Mall SKA hingga sekitar pukul 15.00  lebih masih menunggu dengan kecewa, karena tertunda masuk akibat adanya sekelompok orang yang ditemukan tidak.memiliki KTP Pekanbaru 

Hal ini turut membuat Kapolsek Tampan turun tangan Kompol Hotmarua Ambarita mengeluarkan toa untuk mengamankan situasi atas nama Undang-undang bahwa yang ikut vaksin harus KTP Pekanbaru." Atas nama.Undang-undang kami perintahkan bagi yang tidak KTP Pekanbaru, meninggalkan lokasi,"ujarnya.

Akhirnya mereka bubar dan kecewa dan berkumpul di lantai 2 dengan mimik muka kecewa.Terdengar ucapan bahwa mereka kesal karena sudah melakukan perjalanan jauh.****


 

Editor: SR9