EMP Bentu Ltd Lakukan Penyuluhan Adaptasi Kebiasaan Baru

  Oleh : Elpi Alkhairi
   : info@suarariau.co
  2020-12-23 11:10:38 WIB
Act Area Manager EMP Bentu Ltd, Jony Ridas menyerahkan bantuan sarana penunjang  BLUD Pusekesmas Rawat Inap Langgam. (humasemp) Act Area Manager EMP Bentu Ltd, Jony Ridas menyerahkan bantuan sarana penunjang BLUD Pusekesmas Rawat Inap Langgam. (humasemp)

SuaraRiau.co - PELALAWAN - EMP Bentu Ltd mengadakan kegiatan penyuluhan kesehatan tentang Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) di Masa Pandemi Covid-19 di Kelurahan Langgam, Kecamatan Langgam, Kabupaten Pelalawan.

Penyuluhan tersebut dilaksanakan pada 17 dan 19 Desember 2020, yang diikuti sekitar 60 peserta.

Pada pelatihan yang tetap mengedepankan protokol kesehatan tersebut, EMP Bentu Ltd melibatkan Gugus Covid Kecamatan Langgam serta unsur pemuda setempat seperti Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kecamatan Langgam, kelompok sadar wisata, Laskar Melayu, ikatan remaja masjid serta unsur TNI dan Polri. Sementara peserta penyuluhan dari berbagai unsur masyarakat seperti kepala sekolah, RT/RW, majelis taklim, kader posyandu dan sebagainya.

Act Area Manager EMP Bentu Ltd, Jony Ridas, dalam sambutannya mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga kesehatan agar bisa memutus rantai penyebaran virus Covid-19. Dari penyuluhan ini, diharapkan para peserta bisa ikut mensosialisasikan hal ini kepada keluarga terdekat ataupun masyarakat sekitar.

Pada kesempatan tersebut, EMP Bentu Ltd juga menyerahkan bantuan sarana penunjang yang diterima Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) Puskesmas Rawat Inap Langgam berupa baju alat pelindung diri, sepatu bot, masker dan sarung tangan medis, face shield serta alat semprot disinfektan.

Lurah Langgam, Maitizan, saat memberikan sambutan mengucapkan terima kasih kepada EMP Bentu Ltd yang telah melibatkan berbagai komponen masyarakat untuk ikut mensosialisasikan penyuluhan Adaptasi Kebiasaan Baru serta bantuan kepada BLUD Puskesmas Rawat Inap Langgam. Pihaknya berharap agar peserta pelatihan bisa mengambil manfaat dalam penyuluhan ini, selanjutnya mempraktikan di tengah masyarakat.

Adaptasi Kebiasaan Baru adalah cara kita mengubah perilaku, gaya hidup, dan kebiasaan dari kehidupan normal sebelum pandemi. AKB diterapkan ketika pemerintah mulai melonggarkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), di mana protokol kesehatan tetap dilakukan sehingga kita tetap bisa produktif dengan tetap mencegah terjangkit virus Covid-19. 

Adaptasi kebiasaan baru ini dilakukan pada sektor atau bidang penting seperti rumah ibadah, pasar atau pertokoan, perkantoran, transportasi umum, hotel, dan restoran serta berbagai tempat kerumunan lainnya.

Ketika pembatasan sosial mulai dilonggarkan, kita tetap harus melaksanakan protokol kesehatan dengan menggunakan masker, menjaga jarak ideal, rajin mencuci tangan dengan sabun, olahraga teratur, dan menjaga asupan gizi. Jika harus keluar rumah, maka pada saat kembali ke rumah, jangan bersentuhan dengan anggota keluarga sebelum mandi.  Segera mencuci pakaian dengan deterjen. Jangan menggantung pakaian dan masker yang telah dipakai di luar rumah.

Kemudian rajinlah membersihkan peralatan pribadi seperti handphone, tas, benda lain dengan disinfektan. Selanjutnya meningkatkan daya tahan tubuh dengan asupan yang bergizi dan istirahat cukup, serta menjaga kesehatan mental dengan melakukan aktivitas yang menyenangkan bersama keluarga. ***

Editor: SR5