Terkait Korupsi, Mantan Presiden Prancis Nicholas Sarcozy Dijatuhi Hukuman Penjara

  Oleh : Suarariau.co
   : info@suarariau.co
  01 Mar 2021 | 22:02 WIB
Mantan Presiden  Perancis Nicholas Sarkozy bersama istri Carla.Bruni.((Foto:Hello) Mantan Presiden Perancis Nicholas Sarkozy bersama istri Carla.Bruni.((Foto:Hello)

SuaraRiau.co -Mantan Presiden Prancis Nicolas Sarkozy telah dijatuhi hukuman tiga tahun penjara, dua di antaranya diskors, karena korupsi.

Pria berusia 66 tahun itu dinyatakan bersalah karena mencoba menyuap hakim dengan menawarinya pekerjaan bergengsi sebagai imbalan atas informasi tentang kasus pidana terpisah terhadap Sarkozy.

Dia adalah mantan presiden Prancis pertama yang menerima hukuman hak asuh.

Hakim dan mantan pengacara Sarkozy mendapat hukuman serupa. Ketiga terdakwa diharapkan mengajukan banding.

Dalam putusannya, hakim di Paris mengatakan Sarkozy bisa menjalani hukuman setahun di rumah dengan label elektronik, daripada masuk penjara.

Politisi konservatif tahu apa yang [dia] lakukan adalah salah", kata hakim, menambahkan bahwa tindakannya dan pengacaranya telah memberi publik citra keadilan yang sangat buruk.

Kejahatan-kejahatan tersebut ditentukan sebagai menjajakan pengaruh dan pelanggaran kerahasiaan profesional.

Ini adalah tengara resmi untuk Prancis pasca perang. Satu-satunya preseden adalah persidangan pendahulu Sarkozy, Jacques Chirac, yang mendapat hukuman percobaan dua tahun pada tahun 2011 karena telah mengatur pekerjaan palsu di Balai Kota Paris untuk sekutu ketika dia menjadi Walikota Paris. Chirac meninggal pada 2019.

Jaksa menuntut hukuman penjara empat tahun untuk Sarkozy, setengahnya akan ditangguhkan.

Kasus ini berpusat pada percakapan antara hakim yang terlibat, Gilbert Azibert, dan Thierry Herzog, pengacara Sarkozy saat itu, yang direkam oleh polisi pada tahun 2014.

Para penyelidik sedang menyelidiki klaim bahwa Sarkozy telah menerima pembayaran tidak sah dari pewaris L'Oreal Liliane Bettencourt untuk kampanye kepresidenan tahun 2007.

Saluran telepon yang mereka sentuh adalah nomor rahasia yang dibuat dengan nama fiksi, Paul Bismuth, yang digunakan Sarkozy untuk berkomunikasi dengan pengacaranya.

Sarkozy juga akan diadili dalam kasus terpisah, dari 17 Maret hingga 15 April, yang berkaitan dengan apa yang disebut perselingkuhan Bygmalion. Sarkozy dituduh telah melakukan penipuan berlebihan dalam kampanye presiden 2012 miliknya. Dia telah menjabat sebagai presiden sejak 2007, tetapi tawaran pemilihan ulang tahun 2012 tidak berhasil.

Terlepas dari keterlibatan hukumnya, Sarkozy tetap populer di kalangan sayap kanan, setahun lagi dari pemilihan presiden.***


 

Editor: SR7
TERBARU

Dapatkan informasi terbaru dari kami !
ikuti kami di :
Galeri Foto
Hubungi Kami
Alamat : Jl. Hang Nadim No.18, Sail, Pekanbaru 28282
0819 9123 7419
redaksi@suarariau.co
info@suarariau.co
2019 © info@suarariau.co All rights reserved
Redaksi | Pedoman Media Siber | Salam Redaksi