Turki Menaikkan Estimasi Ladang Gas Laut Hitam Setelah Penemuan Baru

  Oleh : Suarariau.co
   : info@suarariau.co
  18 Oct 2020 | 03:54 WIB
Penemuan oleh kapal pengeboran Fatih adalah penemuan gas alam terbesar di Turki [Kantor Pers Presiden. (FOTO/Reutres) Penemuan oleh kapal pengeboran Fatih adalah penemuan gas alam terbesar di Turki [Kantor Pers Presiden. (FOTO/Reutres)

SuaraRiau.co -Presiden Recep Tayyip Erdogan, Turki telah meningkatkan perkiraan cadangan di ladang gas di lepas pantai Laut Hitam menjadi 405 miliar meter kubik setelah menemukan tambahan 85 miliar meter kubik.

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan menaikkan perkiraan cadangan di ladang gas di lepas pantai Laut Hitam yang kini mencapai 405 miliar meter kubik. Hal itu dikatakannya, ketika Agustus lalu Erdogan mengatakan, ladang itu mengandung 320 miliar meter kubik gas, menjadikannya penemuan gas alam terbesar di Turki.

Kapal bor Fatih membuat penemuan sekitar 100 mil laut di utara pantai Turki.

Bahkan sebelum revisi hari Sabtu (18/10/2020), para analis mengatakan temuan itu merupakan penemuan besar dan merupakan salah satu penemuan global terbesar pada tahun 2020.

"Pengerjaan lubang bor ini telah selesai setelah mencapai kedalaman 4.775 meter seperti yang direncanakan sebelumnya," kata Erdogan, berbicara di atas kapal Fatih, Sabtu (17/10/2020).

Dia mengatakan kapal itu akan memulai operasi baru di lubang bor berbeda di bidang yang sama, yang disebut Sakarya, bulan depan setelah kembali ke pelabuhan untuk pemeliharaan. "Kapal lain, bernama Kanuni, juga menuju ke Laut Hitam untuk operasi pengeboran," katanya.

Jika gas dapat diekstraksi secara komersial, penemuan tersebut dapat mengubah ketergantungan Turki pada Rusia, Iran dan Azerbaijan untuk impor energi. Impor tahun lalu mencapai lebih dari $ 41 miliar.

Para analis telah mendesak kehati-hatian atas pentingnya penemuan tersebut, menunjukkan bahwa pengeboran laut dalam itu mahal dan membutuhkan waktu.
Turki mengharapkan aliran gas pertama dari ladang tersebut pada tahun 2023. Satu sumber yang dekat dengan masalah tersebut, mengatakan aliran gas tahunan sebesar 15 miliar meter kubik direncanakan mulai tahun 2025.

Mediterania Timur

Ankara mengharapkan pemasok gas menawarkan harga dan fleksibilitas yang lebih kompetitif, jika mereka ingin memperbarui kontrak jangka panjang senilai total 16 miliar meter kubik setahun.
Lebih dari seperempat kontrak gas jangka panjang Turki akan berakhir tahun depan, termasuk impor melalui pipa dari Gazprom Rusia dan SOCAR Azerbaijan dan kesepakatan gas alam cair (LNG) dengan Nigeria.
Turki juga telah mengeksplorasi hidrokarbon di Mediterania, di mana operasi survei di perairan yang disengketakan telah menuai protes dari Yunani dan Siprus.
Yunani dan Siprus mendorong tanggapan yang lebih keras terhadap eksplorasi gas alam Turki di perairan yang diperebutkan pada KTT Uni Eropa pada hari Jumat, tetapi pada dasarnya diberitahu untuk menunda sampai pertemuan pada bulan Desember.

Minggu ini, Turki mengerahkan kembali kapal surveynya, Oruc Reis, ke perairan yang disengketakan di daerah antara pulau-pulau Yunani, Siprus dan pantai selatan Turki.

Turki menarik kapal ke pantai bulan lalu untuk pemeliharaan dan pasokan kembali, dengan mengatakan langkah itu akan memberi kesempatan pada diplomasi.

Pertemuan para pemimpin Uni Eropa di Brussel pada hari Jumat (16/10/2020) dengan suara bulat mengutuk keputusan itu sebagai "provokatif" dan mendesak Ankara untuk membatalkan langkah tersebut.

Tetapi Erdogan berjanji untuk terus maju dengan eksplorasi energi.

"Kami akan melanjutkan pencarian sumber daya hidrokarbon di Laut Hitam dan Mediterania," kata Erdogan.
Dia menambahkan Uni Eropa telah menjadi "tawanan" bagi Yunani dan Siprus Yunani dalam sengketa sumber daya alam di Mediterania timur dan ini telah merusak blok tersebut.

"Jika Uni Eropa tidak memiliki sikap yang tidak bias dalam sengketa yang ada di Mediterania timur, situasi ini akan menjadi deklarasi resmi berakhirnya Uni Eropa," katanya.***


 

Editor: SR7
TERBARU

Dapatkan informasi terbaru dari kami !
ikuti kami di :
Galeri Foto
Hubungi Kami
Alamat : Jl. Hang Nadim No.18, Sail, Pekanbaru 28282
0819 9123 7419
redaksi@suarariau.co
info@suarariau.co
2019 © info@suarariau.co All rights reserved
Redaksi | Pedoman Media Siber | Salam Redaksi