PM Lebanon Mundur Ditengah Kebuntuan Atas Pembentukan Pemerintah

  Oleh : Suarariau.co
   : info@suarariau.co
  27 Sep 2020 | 08:31 WIB
Gerakan PM Lebanon, Mustapha Adib, setelah mengumumkan bahwa ia akan mengundurkan diri di istana presiden di Baabda (FOTO/REUTERS) Gerakan PM Lebanon, Mustapha Adib, setelah mengumumkan bahwa ia akan mengundurkan diri di istana presiden di Baabda (FOTO/REUTERS)

SuaraRiau.co -Perdana menteri Lebanon, Mustapha Adib, telah mengumumkan pengunduran dirinya setelah upayanya untuk membentuk kabinet non-partisan mengalami masalah, terutama mengenai siapa yang akan menjalankan kementerian keuangan.

Melangsir pemberitaan aljazeera, dalam pidato yang disiarkan televisi pada hari Sabtu (26/9/2020), Adib mengatakan dia mundur dari "tugas membentuk pemerintah" menyusul pertemuan dengan Presiden Michel Aoun.

Adib, mantan duta besar untuk Berlin, dipilih pada 31 Agustus untuk membentuk kabinet setelah pemerintah terakhir yang dipimpin oleh Hassan Diab mengundurkan diri setelah ledakan pelabuhan Beirut pada 4 Agustus yang menewaskan sekitar 200 orang dan menyebabkan ribuan orang kehilangan tempat tinggal.

Tetapi pembentukan pemerintahan baru dilanda kemacetan atas permintaan dua partai Syiah yang dominan  Hizbullah yang didukung Iran dan sekutunya, Gerakan Amal  untuk menunjuk menteri Syiah di kabinet.

Para pemimpin Syiah takut dikesampingkan karena Adib, seorang Muslim Sunni, berusaha mengguncang penunjukan kementerian, beberapa di antaranya telah dikendalikan oleh faksi yang sama selama bertahun-tahun, kata politisi.

Upaya Prancis


Pengunduran diri Adib terjadi beberapa hari setelah Presiden Aoun mengatakan kepada wartawan bahwa Lebanon akan masuk neraka jika pemerintah baru tidak segera dibentuk.

Ini juga merupakan pukulan bagi upaya Presiden Prancis Emmanuel Macron untuk memecahkan kebuntuan politik saat Lebanon menghadapi  krisis ekonomi terburuk sejak perang saudara 1975-1990.

Pelaporan dari Beirut, Zeina Khodr dari Al Jazeera mengatakan, partai politik yang berbeda (telah) berjanji kepada Macron bahwa pemerintah akan ada pada pertengahan September.

“Partai Syiah, Hizbullah dan Amal, sangat gigih, dan bersikeras bahwa mereka menginginkan portofolio menteri keuangan. Mereka bilang itu milik sekte mereka, ”katanya.

Khodr mengatakan Adib mencoba menciptakan pemerintahan yang ahli ... untuk menangani krisis ekonomi dan keuangan yang mengerikan di negara.

“Tapi dia menghadapi rintangan besar dalam sistem pemerintahan berbasis sektarian Lebanon,” katanya.

Sementara itu, menanggapi pengunduran diri Adib, politisi Muslim Sunni terkemuka Saad al-Hariri pada hari Sabtu mengatakan siapa pun yang merayakan kegagalan inisiatif Prancis untuk membuat para pemimpin Lebanon yang rapuh membentuk pemerintahan baru akan menyesal menyia-nyiakan kesempatan itu.

"Kami mengatakan kepada mereka yang bertepuk tangan atas runtuhnya inisiatif Presiden Prancis Emmanuel Macron hari ini, bahwa Anda akan gigit jari dalam penyesalan," katanya dalam sebuah pernyataan.

Ketua parlemen Nabih Berri, yang merupakan pemimpin Gerakan Syiah Amal, mengatakan kelompoknya akan tetap berpegang pada inisiatif Prancis meskipun ada keputusan perdana menteri untuk mundur.

"Posisi kami adalah berpegang pada inisiatif Prancis dan isinya," kata Berri dalam sebuah pernyataan.

Kemarahan publik di Lebanon telah meningkat sejak ledakan di Beirut, yang disalahkan atas sikap apatis dan kelambanan pemerintah, yang menyebabkan protes di jalan-jalan menuntut reformasi politik dan ekonomi yang mendesak.

Dihancurkan oleh krisis utang yang memuncak, bank-bank negara itu lumpuh dan mata uangnya terjun bebas, yang menyebabkan hiperinflasi, melonjaknya kemiskinan, dan pengangguran.

Pembicaraan dengan Dana Moneter Internasional tentang paket bailout vital terhenti tahun ini setelah negara itu gagal membayar kembali utangnya.

“Situasi di sini sangat mengerikan. Lima puluh lima persen penduduk di negara berpenduduk 5 juta orang hidup di bawah garis kemiskinan. Lebih dari 30 persen orang menganggur, ”kata Khodr.****

 


 

Editor: SR7
TERBARU

Dapatkan informasi terbaru dari kami !
ikuti kami di :
Galeri Foto
Hubungi Kami
Alamat : Jl. Hang Nadim No.18, Sail, Pekanbaru 28282
0819 9123 7419
redaksi@suarariau.co
info@suarariau.co
2019 © info@suarariau.co All rights reserved
Redaksi | Pedoman Media Siber | Salam Redaksi