Jajak Pendapat di Wisconsin dan Ohio Kabar Baik Bagi Joe Biden

  Oleh : Suarariau.co
   : info@suarariau.co
  25 Jun 2020 | 22:06 WIB
Joe Biden and Donald Trump Joe Biden and Donald Trump

SuaraRiau.co -Mantan Wakil Presiden Joe Biden memimpin Presiden Donald Trump di salah satu negara bagian Midwestern kritis yang membantu Partai Republik memenangkan kursi kepresidenan empat tahun lalu, menurut jajak pendapat Universitas Marquette dari Wisconsin. Demikian laporan CNN yang dilangsir suarariau.co.

Dan sebuah jajak pendapat baru dari Ohio dari Quinnipiac University menunjukkan kompetisi terikat di negara di mana Trump mengalahkan Hillary Clinton dengan 8 poin persentase pada tahun 2016.


Jajak pendapat Wisconsin, yang dirilis oleh Marquette University Law School pada hari Rabu, menemukan Biden memperluas kepemimpinannya atas Trump, mengumpulkan 49% pemilih terdaftar menjadi 41% Trump. Pada awal Mei, Biden berdiri di 46% dan Trump di 43%.
Persetujuan pekerjaan Trump telah sedikit turun, 45% pemilih Wisconsin yang menyetujui pekerjaan yang dia lakukan se

bagai presiden, 51% tidak setuju. Itu pindah dari 47% menyetujui dan 49% tidak setuju pada awal Mei.
Tiga dari 10 pemilih menyetujui bagaimana Trump menangani protes nasional atas kematian George Floyd dan kebrutalan polisi terhadap warga kulit hitam Amerika.
Secara keseluruhan, 61% pemilih Wisconsin menyetujui protes, sementara 36% tidak setuju. Sekitar seperempat dari pemilih mendukung panggilan untuk "menggagalkan polisi," 70% menentang, sementara 81% panggilan untuk "merestrukturisasi peran polisi dan membutuhkan akuntabilitas yang lebih besar untuk kesalahan polisi," 16% menentang.
Di bawah setengah (44%) menyetujui bagaimana Trump menangani coronavirus, 52% tidak setuju. Kekhawatiran tentang coronavirus sedikit menurun, dengan 55% yang mengatakan mereka khawatir tentang Covid-19, dibandingkan dengan 60% pada bulan Maret.
Di Ohio, Biden menerima 46% dukungan di antara pemilih terdaftar dan 45% mendukung Trump, menurut jajak pendapat Universitas Quinnipiac yang dirilis Rabu.
Persetujuan Trump berdiri di 44% menyetujui, 53% tidak menyetujui di Negara Buckeye dan 43% menyetujui, 54% tidak menyetujui penanganannya terhadap virus corona.
Mayoritas pemilih di Ohio berpendapat pembatasan coronavirus sedang dicabut dengan kecepatan yang tepat  60% mengatakan begitu dan 19% berpikir mereka dicabut terlalu cepat dan 19% mengatakan tidak cukup cepat.
Trump memimpin Biden dalam penanganan prospektif ekonomi (53% Trump akan melakukan pekerjaan yang lebih baik, 43% Biden), sementara Biden memimpin Trump dalam hubungan ras (54% Biden, 38% Trump), perawatan kesehatan (51% Biden, 43% Trump), respons terhadap coronavirus (50% Biden, 45% Trump) dan penanganan krisis (50% Biden, 46% Trump).
Gubernur kedua negara bagian menerima peringkat persetujuan positif, dengan 58% yang menyetujui Gubernur Wisconsin Demokrat Tony Evers dan 75% persetujuan untuk Gubernur Republik Ohio Mike DeWine. Persetujuan Evers di Wisconsin turun dari 64% di bulan Mei, menurut Marquette. DeWine menjalankan 30 poin di depan dalam persetujuan pekerjaan dibandingkan dengan persetujuan Trump di Ohio.
Jajak pendapat Marquette Law School dilakukan pada 14 hingga 18 Juni di antara sampel nasional acak dari 805 pemilih Wisconsin terdaftar yang dihubungi melalui telepon rumah atau ponsel oleh pewawancara langsung. Hasil untuk sampel penuh memiliki margin kesalahan pengambilan sampel plus atau minus 4,3 poin persentase.
Jajak pendapat Universitas Quinnipiac dilakukan pada 18 hingga 22 Juni di antara sampel nasional acak dari 1.139 pemilih terdaftar di Ohio yang dihubungi melalui telepon rumah atau ponsel oleh pewawancara langsung. Hasil untuk sampel penuh memiliki margin kesalahan pengambilan sampel plus atau minus 2,9 poin persentase.***


 

Editor: SR7
TERBARU

Dapatkan informasi terbaru dari kami !
ikuti kami di :
Galeri Foto
Hubungi Kami
Alamat : Jl. Hang Nadim No.18, Sail, Pekanbaru 28282
0819 9123 7419
redaksi@suarariau.co
info@suarariau.co
2019 © info@suarariau.co All rights reserved
Redaksi | Pedoman Media Siber | Salam Redaksi