Produsen Minyak Setuju Memangkas Sepèrlima Produksi

  Oleh : Suarariau.co
   : info@suarariau.co
  10 Apr 2020 | 07:47 WIB
KIlang minyak salah satu Anggota OPEC  produsen minyak dunia KIlang minyak salah satu Anggota OPEC produsen minyak dunia

SuaraRiau.co -Produsen OPEC dan sekutu telah sepakat untuk memangkas produksi lebih dari seperlima untuk mengatasi penurunan permintaan yang disebabkan oleh penguncian coronavirus.

Seperti yang dilangsir suarariau.co dari BBC bahwa Kelompok itu mengatakan akan memangkas produksi pada Mei dan Juni sebesar 10 juta barel untuk membantu menopang harga. Pemotongan kemudian akan berkurang secara bertahap sampai April 2022.

OPEC +, yang terdiri dari produsen OPEC dan sekutu termasuk Rusia, mengadakan pembicaraan pada hari Kamis melalui konferensi video.

Pembicaraan menjadi rumit karena perselisihan antara Rusia dan Arab Saudi.

Kelompok dan sekutunya sepakat untuk memotong 10 juta barel per hari atau 10% dari pasokan global. 5 juta barel lainnya diperkirakan akan dipotong oleh negara lain.


Dikatakan pengurangan akan berkurang menjadi delapan juta barel per hari antara Juli dan Desember. Kemudian mereka akan berkurang lagi menjadi enam juta barel antara Januari 2021 dan April 2022.

Harga minyak merosot pada bulan Maret setelah OPEC + gagal untuk menyetujui pemotongan.

Setelah pertemuan bulan Maret, Arab Saudi dan Rusia bergerak untuk meningkatkan produksi untuk mempertahankan pangsa pasar di tengah permintaan global yang menurun.

Itu, bersama dengan jatuhnya permintaan minyak di tengah pandemi coronavirus, membantu mendorong harga minyak ke posisi terendah 18 tahun pada akhir Maret.

Harga telah pulih sejak itu. Pekan lalu, harga melonjak 20% setelah Presiden AS Donald Trump mengatakan ia berharap Arab Saudi dan Rusia mengakhiri permusuhan mereka.

Pembicaraan Kamis akan diikuti oleh panggilan konferensi pada hari Jumat antara menteri energi dari negara-negara G20. Ini akan diselenggarakan oleh Arab Saudi.

Kirill Dmitriev, kepala dana kekayaan Rusia dan salah satu negosiator minyak top Moskow mengatakan kepada Reuters: "Kami mengharapkan produsen lain di luar klub OPEC + untuk bergabung dengan langkah-langkah, yang mungkin terjadi besok selama G20."

AS belum berkomitmen pada pengurangan apa pun, meskipun ia mengatakan bahwa output minyaknya secara bertahap berkurang karena jatuhnya harga minyak.

Presiden Donald Trump telah memperingatkan Arab Saudi bahwa AS akan menjatuhkan sanksi jika tidak memotong produksi minyak.****


 

Editor: SR7
TERBARU

Dapatkan informasi terbaru dari kami !
ikuti kami di :
Galeri Foto
Hubungi Kami
Alamat : Jl. Hang Nadim No.18, Sail, Pekanbaru 28282
0819 9123 7419
redaksi@suarariau.co
info@suarariau.co
2019 © info@suarariau.co All rights reserved
Redaksi | Pedoman Media Siber | Salam Redaksi