Jokowi Sebut Labuan Bajo Adalah' Super Premium '

  Oleh : Suarariau.co
   : info@suarariau.co
  01 Dec 2019 | 01:39 WIB
Presiden Joko Widodo berpose dengan latar belakang pemandangan matahari terbenam di Labuan Bajo, Flores, NTT, beberapa bulan lalu. Presiden Joko Widodo berpose dengan latar belakang pemandangan matahari terbenam di Labuan Bajo, Flores, NTT, beberapa bulan lalu.

SuaraRiau.co -Presiden Joko Widodo menginginkan Labuan Bajo di Nusa Tenggara Timur menjadi tujuan wisata super premium. Mengutip Thejakartapost melaporkan bahwa Jokowi telah memerintahkan manajemen untuk tidak mencampurnya dengan tujuan wisata untuk "turis berpenghasilan menengah".

"Labuan Bajo adalah super premium. Hati-hati. Saya telah memperingatkan (dinas terkait) untuk berhati-hati. Jangan campur (pengelolaan) super premium untuk tujuan wisata dengan yang menengah ke bawah," kata Jokowo saat membuka Kompas Forum 100 CEO di The Ritz Carlton, Kuningan, Jakarta Selatan pada hari Kamis seperti dikutip oleh kompas.com.

Untuk mencapai tujuannya, Jokowi meminta Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama Kusubandio untuk menerapkan sistem kuota bagi wisatawan yang berkunjung ke Labuan Bajo, kota terdekat untuk mengakses Pulau Komodo, tempat komodo hidup.

"Jika perlu, terapkan kuota. Berapa banyak orang yang bisa masuk Labuan Bajo dalam setahun. Saya sudah memberikan arahan kepada Menteri Pariwisata Pak Wishnutama," kata Presiden.

Gubernur Nusa Tenggara Timur Viktor Bungtilu Laiskodat menyebutkan bahwa Pulau Komodo dirancang untuk menjadi tujuan wisata kelas premium. Tahun lalu dia mengatakan ingin menerapkan "biaya masuk" sebesar $ 500, tetapi tahun ini jumlah yang diusulkan telah berubah menjadi $ 1.000. Rencananya tersebut telah menerima beberapa tentangan.

Menanggapi hal itu, kepala Kantor Wilayah Direktorat Keuangan Nusa Tenggara Timur, Lydia Kurniawati Christyana, mengatakan pernyataan Viktor dimaksudkan untuk memikat wisatawan asing, terutama mereka yang berada di golongan berpenghasilan tinggi untuk meningkatkan prestasi keuangan provinsi. "Mungkin pernyataannya agak ekstrem," kata Lydia, Jumat (29/11/2019).

Kepala Otoritas Pariwisata di Labuan Bajo, Flores Shana Fatina Sukarsono mengatakan bahwa dalam beberapa tahun terakhir pemerintah telah meningkatkan pembangunan di sektor pariwisata dengan membangun pelabuhan, bandara, dan jalan.

"Nusa Tenggara Timur memiliki banyak potensi wisata sehingga orang yang pergi ke sana ada di pasar premium," katanya. ****


 

Editor: SR7
TERBARU

Dapatkan informasi terbaru dari kami !
ikuti kami di :
Galeri Foto
Hubungi Kami
Alamat : Jl. Hang Nadim No.18, Sail, Pekanbaru 28282
0819 9123 7419
redaksi@suarariau.co
info@suarariau.co
2019 © info@suarariau.co All rights reserved
Redaksi | Pedoman Media Siber | Salam Redaksi